24jam Metro - Berita terupdate, terkini dan terbaru.

Sabtu, 26 September 2020

Polrestabes Medan Tembak Mati Jaringan Narkoba Internasional


MEDAN
- Satresnarkoba Polrestabes Medan tembak mati satu dari tiga tersangka jaringan narkoba internasional saat melakukan penyergapan dari dua lokasi yang berbeda.

Tersangka berinisial S (41) ditembak petugas karena berupaya melukai petugas dengan senjata api (Senpi) rakitan. Dari tangan tersangka S petugas menyita Sabu-sabu seberat 5 Kg, kemudian tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Penangkapan tersangka S, merupakan hasil pengembangan dari dua tersangka berinisial A (46) dan IH (50), keduanya warga Binjai Selatan yang terlebih dahulu telah diringkus petugas di kawasan Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Dari tangan kedua tersangka petugas menyita Sabu-sabu seberat 2 Kg.

"Dari ketiga tersangka petugas berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 7 kg." Kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, SH SIK MSi, Jumat (25/9/2020).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SH SIK MSi didampingi Kasat Res Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SIK MH dan Wakasat Res Narkoba Kompol Doly Nelson Nainggolan SH MH, para Kanit, dan Panit mengatakan, tindak pidana penyalahgunaan narkotika tersebut terjadi di 2 waktu dan TKP yang berbeda.

Pertama, terjadi pada Minggu (20/2020) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Bhayangkara Kecamatan Medan Tembung, dan kedua pada Rabu (23/9/2020) pukul 23.00 WIB di Jalan Glugur Rimbun Diski Sei Mencirim.

"Menurut pengakuan dari tersangka, Sabu-sabu itu didapat dari seorang bandar berinisial N yang berada di Malaysia, dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)", kata Kapolrestabes Medan.

Barang bukti yang diamankan berupa 2 bungkus plastik teh coba berisi sabu seberat 2 kg, 5 bungkus plastik teh Cina seberat 5 kg, 3 unit HP, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, 1 buah ransel warna coklat, dan 1 buah helm.

"Hasil analisis sementara dari barang bukti tersebut, 1 gram/paket sabu-sabu bisa digunakan oleh 10 orang. Berarti kita telah menyelamatkan 70.000 orang, harga sabu-sabu 1 kg senilai Rp 300 juta, total harga seluruh sabu-sabu itu senilai Rp.2,1 milyar", pungkasnya.

Pandemi Covid-19, Ekonomi Indonesia Bakal Minus


JAKARTA
- Indonesia semakin dekat bergabung dengan negara lain yang masuk resesi akibat pandemi virus Corona (COVID-19). Beberapa menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal bahwa ekonomi kuartal III-2020 bakal minus, setelah kuartal II-2020 juga minus 5,32%.

Seperti dilansir dari detikcom, Sabtu (26/9/2020), berikut menteri Jokowi yang menyebut ekonomi kuartal III-2020 bakal minus lagi:

1. Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 masih di jalur negatif, yakni -3% sampai -1%.

"Kuartal III kira-kira 1 minggu lagi diperkirakan outlook pertumbuhan ekonomi di kuartal III adalah minus 3 sampai minus 1," kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (25/9/2020).

2. Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan akhir September ini Indonesia masuk jurang resesi. Kementerian Keuangan telah melakukan update proyeksi perekonomian Indonesia untuk tahun 2020 secara keseluruhan menjadi minus 1,7% sampai minus 0,6%.

"Forecast terbaru kita pada September untuk 2020 adalah minus 1,7% sampai minus 0,6%. Ini artinya, negatif territory kemungkinan terjadi pada kuartal 3," kata Sri Mulyani dalam video conference APBN KiTa, Selasa (22/9/2020).

"Dan mungkin juga masih berlangsung untuk kuartal IV yang kita upayakan bisa mendekati 0 atau positif," tambahnya.
3. Bambang Brodjonegoro

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan resesi di Indonesia tinggal menunggu pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS). Dia menyebut kondisi hari ini intinya sedang mengalami disrupsi ekonomi dengan tingkat yang signifikan.

"Dengan potensi resesi intinya tinggal tunggu dari BPS mengenai kinerja ekonomi kuartal III," kata Bambang dalam diskusi virtual, Rabu (23/9/2020).

4. Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah sedang berupaya untuk menekan resesi agar tidak terlalu dalam, dia menyebut target pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 di angka minus 2%.

"Kuartal III ini buat kita crucial time. Kita ingin angkat defisit kita dari minus kemarin, ke dekat pada angka 2% minus," ungkap Luhut dalam acara penandatanganan PPJT Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (9/9/2020).
5. Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD juga sempat menyebut bahwa 99,9% Indonesia akan dilanda resesi ekonomi bulan September. Hal itu terjadi karena ekonomi yang terus turun imbas pandemi virus Corona (COVID-19).

"Bulan depan (September) hampir dapat dipastikan 99,9% akan terjadi resesi ekonomi di Indonesia," katanya saat memberikan sambutan dalam acara temu seniman dan budayawan Yogya di Warung Bu Ageng, Kota Yogyakarta, Sabtu (29/8/2020).

Sumber: Detik.com

Melalui KKYD, Ditlantas Polda Banten Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan


SERANG
- Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), personel Ditlantas Polda Banten rutin melaksanakan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD).

Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) tersebut dalam bentuk patroli dialogis yang dilakukan di Terminal pakupatan, Untirta dan Arimbi bawah.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengatakan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Polda Banten rutin melaksanakan patroli dialogis guna memberikan himbauan kepada masyarakat.

"Saat ini, di tengah pandemi Covid-19, kita dari Polda Banten rutin memberikan himbauan ke masyarakat. Dan saya juga sudah perintahkan seluruh satker di jajaran Polda Banten untuk terus bekerja dalam memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat," kata Fiandar.

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo menjelaskan, "Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami dari Ditlantas Polda Banten juga rutin mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru kepada masyarakat dan juga sekaligus mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas," ujar Rudy Purnomo. Sabtu, (25/09/2020) dini hari.

Guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten, Rudy Purnomo juga mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

"Dan tadi malam kami melaksanakan patroli dialogis di daerah Terminal pakupatan, Untirta dan Arimbi bawah. Yang mana melalui patroli tersebut kami memberikan himbauan ke masyarakat yang ada disana guna mencegah penularan Covid-19 ini. Saya ajak masyarakat yang disana agar mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak," ajaknya.

"Semoga dengan apa yang kita lakukan ini, kita bisa terhindar dari penularan Covid-19, dan juga jangan lupa berdoa agar agar kita semua bisa terhindar dari virus ini," ujar Rudy Purnomo.

Sementara itu ditempat yang terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah tersebut.

"Dan saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar kita sama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, dan mari ikuti anjuran dari pemerintah," ajak Edy Sumardi.

"Karena dengan mengikuti anjuran dari pemerintah kita turut andil dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau covid-19 ini," lanjut Edy Sumardi.

Polisi di Labura Tertembak Saat Menangkap Pelaku Pungli


LABURA
- Seorang oknum Polisi, Bripka Rajin Syah Siregar (38) tertembak saat menangkap pelaku pungutan liar (pungli) di Labuhanbatu Utara (Labura).

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Labura, Provinsi Sumatera Utara. Di situ, Rajin tertembak di bagian perut.

Dilansir dari Pewarta.co, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu, 23 September 2020 lalu. Awalnya, korban yang merupakan personel Polsek Kualuh Hulu, bersama rekannya, Aipda T Sinaga, patroli di sekitar lokasi kejadian.

Patroli dilakukan karena polisi banyak mendapat laporan adanya pungli truk yang melintas di lokasi tersebut.

“Di tengah jalan anggota melihat diduga terjadi pemerasan,” ujar MP Nainggolan kepada wartawan, Jumat (25/9/2020).

Kemudian saat pelaku hendak ditangkap, kata Nainggolan, pelaku yang berjumlah dua orang melawan dan mengambil senjata api milik Aipda T Sinaga.

“Saat diborgol (pelaku) merontak dan melawan. Bisa juga pelaku merampas pistol anggota,” jelas Nainggolan.

Selanjutnya salah seorang pelaku menembakkan senjata ke perut Bripka Rajin Syah.

Rajin kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara Medan. Sedangkan kedua pelaku malarikan diri.

Dari dua pelaku pungli, kata Nainggolan, satu di antaranya sudah dikantongi identitasnya. Polisi sedang memburunya.

“Pelaku ini residivis dengan kasus pencurian dengan kekerasan. ‎Saat ini, kami sedang memburu para pelaku,” ujar Nainggolan.

Kondisi Bripa Rajiin kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan.

Sumber: Pewarta.co

Kapolda Banten : Keberadaan PT. Indonesia Power Sangat Bagus


CILEGON
- Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar didampingi oleh Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi,  Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Heri Sulistya, Dirpamobvit Polda Banten Kombes Pol Istiyono, Dirnarkoba Polda Banten Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryadi lakukan kunjungan kerja ke PT. Indonesia Power unit 1 - 7 Suralaya Power Generation Unit (PGU) Merak Banten, Jum'at (24/09/2020).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar mengatakan bahwa kedatangannya ke PT. Indonesia Power dalam rangka silaturahmi.

"Selama saya menjabat sebagai Kapolda Banten, ini baru pertama kali saya mengunjungi PT. Indonesia Power Suralaya yang juga masuk sebagai salah satu objek vital nasional (obvitnas) yang ada di wilayah hukum Polda Banten," kata Fiandar.

Fiandar juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh PT. Indonesia Power Suralaya PGU sangat bermanfaat dan memberikan hasil yang positif bagi masyarakat khususnya warga Prov. Banten.

“PT. Indonesia Power Suralaya PGU merupakan objek vital nasional yang mana kami dari pihak Kepolisian Daerah Banten dan jajarannya memiliki kewajiban dalam melakukan upaya pengamanan serta melakukan audit system keamanan terkait operasional yang dilakukan oleh pihak perusahaan," tutur Fiandar.

Usai meninjau PT. Indonesia Power Suralaya, Fiandar menilai secara keseluruhan sudah cukup baik.

"Setelah saya meninjau langsung, saya melihat secara keseluruhan sudah cukup baik. Dari aspek keamanan, aspek penerapan protokol kesehatan, maupun dari aspek lingkungan hidup. Saya belum pernah mendapat laporan ada kejadian yang menonjol yang dapat mengganggu keamanan nasional maupun keamanan sekitar lokal," terang Fiandar.

Dalam kesempatan ini, Fiandar juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada PT. Indonesia Power

"Selamat Ulang Tahun PT. Indonesia Power ke-25. Semoga PT. Indonesia Power semakin jaya, semakin maju dan selalu menerangi Nusantara," tutup Fiandar.

Kedatangan Kapolda Banten dan rombongan disambut langsung oleh General Manager PT. Indonesia Power Suralaya Rachmat Handoko, Deputi Umum IP Hadi Susanto, MSDM Tutang Sodikin.

“Selamat datang di Indonesia Power Bapak Kapolda Banten beserta jajaran, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak sudah berkunjung dalam rangka kunjungan kerja sekaligus menjalin silaturahmi," ungkap Rachmat Handoko.

Rachmat berharap kedepannya kami bisa terus bekerja sama dengan baik, mendapatkan bimbingan dan arahan dan tentu karena sebentar lagi ada proyek strategis nasional dan tentu kita juga akan terus bekerja sama dengan pihak Kepolisian khususnya Polda Banten. (Bidhumas)

Polres Lebak Bentuk Satgas Protokol Covid-19 di Pasar Rangkasbitung


Lebak
- Guna menekan angka covid-19 di wilayah Kabupaten Lebak, Kapolres Lebak Polda Banten membentuk Penggerak protokol covid-19 berbasis komunitas di Pasar Rangkasbitung. Tujuannya untuk agar para pedagang dan pembeli selalu mematuhinprotokoler kesehatan,Jum'at, 25 September 2020 pukul 10.00 Wib.


Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana mengatakan bahwa "Satgas Penggerak Protokol Covid-19 berbasis komunitas di Pasar Rangkasbitung terdiri dari Petugas Keamanan dan pengelola Pasar Rangkasbitung. Kata Kapolres mereka nantinya yang bertugas untuk mengingatkan kepada para pedagang dan pengunjung ( pembeli) di Pasar Rangkasbitung agar mematuhi 3 M ( Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan) sesuai perda.


Kapolres Lebak berharap Satgas nantinya bisa terus terlibat melakukan pengawasan kepada para pedagang yang ada di Pasar Rangkasbitung. Menurut Ade, para pedagang harus selalu diingatkan dan diberikan pengarahan oleh petugas yang ada di Pasar.


"Diharapkan dengan disiplinnya masyarakat akan protokol kesehatan 3 M ditempat komunitas keramaian, Angka penyebaran covid-19 di wilayah Kab. Lebak bisa ditekan. " Harap AKBP Ade Mulyana.

Sementara itu, Kabid Pasar Rangkasbitung menyambut baik pembentukan Satgas penggerak covid-19 yang berbasis komunitas. Kata Dedi, pihaknya juga selalu menghimbau agar para pedagang dan pengunjung mematuhi protokoler kesehatan sesuai perbub 28 tahun 2020.

"Kita selalu sosialisasikan protokoler kesehatan kepada pedagang dan pembeli agar menggunakan masker dan mencuci tangan. Kita dukung program pemerintah, bahkan kita sudah sediakan tempat pencuci tangan."tutur Dedi.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Kasat Intelkam Polres Lebak AKP Edy Prasetyo Hermawan, Kasat Binmas Polres Lebak AKP Hero, Kabid Pasar Rangkasbitung Dedi Setiawan.